
Mojokerto, 19 Desember 2025 – Telkom University Kampus Surabaya melalui Kolaborasi antara prodi Teknik Logistik dan Teknik Industri. melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa Pelatihan Penyusunan Key Performance Indicator (KPI) bagi manajemen dan staf PT. Tamaddun Inti Perkasa, Mojokerto. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan organisasi dalam menyusun indikator kinerja yang terukur, khususnya pada aspek brand awareness, sehingga perusahaan dapat meningkatkan efektivitas strategi pemasaran, terutama di pasar yang semakin kompetitif dan dinamis.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini beranggotakan dosen dan mahasiswa dari program studi Teknik logistik dan industri antara lain: Desita Nur Rachmaniar, S.T., M.Sc., Granita Hajar, S.T., M.T., Paramaditya Arismawati, S.T., M.T., dan lima mahasiswa Ameliya Ramadani, Zainiyatul Qomariya, Julliza Nazhifa Azarine, Muhamad Hujjatvi Ramadhan dan Callista Alexa Aliandra.
Kegiatan PKM diawali dengan penyampaian materi yang berfokus pada pengenalan konsep dasar KPI. Mahasiswa menjelaskan pengertian KPI sebagai alat ukur kinerja organisasi, fungsi KPI dalam memastikan ketercapaian tujuan strategis perusahaan, serta pentingnya keselarasan antara indikator kinerja dengan visi dan misi perusahaan. Dalam sesi ini juga memperkenalkan pendekatan Balanced Scorecard yang mencakup empat perspektif utama, yaitu finansial, customer experience, proses internal, serta learning and growth. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif agar peserta memahami perbedaan antara penilaian kinerja yang bersifat subjektif dengan pengukuran kinerja berbasis indikator yang terukur.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi yang memberikan pendalaman teknis terkait tahapan penyusunan KPI berdasarkan Modul Penyusunan KPI. Dosen menjelaskan penyusunan job description, penetapan sasaran kinerja (objective), hingga pemilihan indikator KPI yang relevan. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai penentuan bobot KPI, penetapan target menggunakan prinsip SMART, serta klasifikasi KPI menjadi maximize dan minimize untuk memastikan arah penilaian kinerja sudah tepat. Peserta juga dijelaskan cara menghitung skor KPI, nilai tertimbang, dan nilai akhir kinerja sehingga hasil evaluasi dapat digunakan secara objektif dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, PT Tamaddun Inti Perkasa diharapkan memiliki sistem pengukuran kinerja yang lebih sistematis, transparan, dan terarah. Penyusunan KPI yang terstruktur membantu perusahaan memantau pencapaian target, mengidentifikasi area perbaikan, serta meningkatkan efektivitas pengelolaan sumber daya. Kegiatan PKM ini menjadi wujud nyata kontribusi Prodi Teknik Logistik dan Prodi Teknik Industri dalam mendukung peningkatan tata kelola dan profesionalisme industri lokal melalui penerapan manajemen kinerja berbasis KPI.